2. Meninggal karena menahan buang air kecil
Tycho Brahe (1546-1601) adalah seorang ahli
astronomi. Pada tahun 1601, ia sedang menghadiri jamuan makan besar yang sangat
lama, di Praha (sekarang Ceko). Adat pada masa itu meyakini bahwa kabur di
tengah jamuan makan, termasuk untuk buang air, adalah sangat tidak sopan.
Akibatnya beliau terpaksa menahan buang air kecil selama jamuan. Kandung
kemihnya melebar sampai ambang batas, dan terjadilah infeksi (sistitis) yang
fatal. Beliau meninggal 11 hari kemudian.
3. Meninggal saat melawak
Pada suatu hari, Dick Shawn (1924-1987) sedang
melawak tentang kampanye politik di Amerika Serikat. Setelah mengatakan “I will
not lay down on the job!” (Saya tidak akan meletakkan jabatan!) ia langsung
terbaring di lantai. Penonton mengira itu adalah bagian dari lelucon. Tapi
karena ia tak bangun-bangun lagi, beberapa petugas panggung pun memeriksanya
dan melakukan bantuan napas darurat. Tidak lama kemudian ia pun meninggal.
4. Meninggal karena lidah tergigit
Allan Pinkerton (1819-1884) adalah seorang agen
detektif yang terkenal dengan Pinkerton detective agency-nya. Suatu hari ia
sedang berjalan di trotoar. Ia terpeleset. Tidak sengaja lidahnya tergigit, dan
terjadilah infeksi yang kemudian membunuhnya.
5. Meninggal karena kulit jeruk
Bobby Leach (1858-1926) adalah seorang stunter. Ia juga orang kedua di dunia yang berhasil menaklukkan air terjun Niagara dengan barrel-nya. Ia meninggal tahun 1926, dua bulan setelah tungkainya diamputasi. Mengapa? Ternyata ia terpeleset akibat menginjak kulit jeruk di jalanan, di Selandia Baru. Tungkainya patah dan terjadi infeksi berat. Saat itu belum ada antibiotik.
6.
Meninggal setelah diracun, ditembak 4 kali, dipukul, dan
akhirnya tenggelam
Grigori Rasputin (1869-1916) mula-mula diracun
dengan sianida. Dosisnya setara untuk menewaskan 10 orang. Tapi karena
diketahui kemudian bahwa sianidanya sudah rusak oleh pemanasan makanan, ia
tidak mati. Lalu ia ditembak dari belakang oleh Felix Yusupov dan
teman-temannya. Ia tidak mati juga. Ia ditembak lagi 3 kali, tapi tidak mati
juga. Akhirnya Rasputih dipukul dengan tongkat dan akhirnya ditenggelamkan ke
Sungai Neva yang dingin. Dari hasil autopsi, sebab kematian sebenarnya adalah
tenggelam
7. Meninggal karena bola bisbol
Ray Chapman (1891-1920) dikenal
sebagai satu-satunya pemain yang tewas dalam pertandingan bisbol. Ia tewas
karena kepalanya kena lemparan bola dari Carl Mays. Pada saat itu, bola bisbol
selalu dilumuri tanah oleh pelempar bola sebelum dilemparkan, untuk mempersulit
lawan melihat bolanya.
8.
Meninggal karena selendang
Isadora Duncan (1877-1927) dikenal sebagai tokoh
tarian modern. Ia gemar mengenakan selendang pada saat bepergian. Pada
September 1927, ia sedang naik mobil, dengan jendela terbuka (!) dan mobil
bergerak dalam kecepatan tinggi. Saat itu ia memakai selendang yang berukuran
besar. Karena selendangnya “terbang” sampai ke ban mobil, ia tercekik seketika
dari jendela mobil.
9. Meninggal saat siaran TV
Christine Chubbuck (1944-1974) merupakan
satu-satunya reporter televisi yang meninggal di tengah siaran langsung
televisi. Ia menembak kepalanya sendiri pada siaran Suncoast Digest (WXLT-TV)
tanggal 15 Juli 1974 dengan revolver 38 mm. Chubbuck sebelumnya memang sudah
bermasalah dengan depresi yang berlarut-larut.
10. Meninggal karena terpenggal helikopter
Victor Morrow (1929-1982) dan 2 orang aktor anak
yang bersamanya tewas karena terpenggal baling-baling helikopter saat sedang
syuting untuk film Twilight Zone, pada tahun 1982. Kasus ini mendorong
pemerintah Amerika Serikat merevisi undang-undang perlindungan tenaga kerja
anak dan peraturan keamanan serta jaminan keselamatan di lokasi syuting











Tidak ada komentar:
Posting Komentar