Dulu waktu di pesantren saya pernah membaca sebuah majalah entah majalah apa namanya saya lupa. Yang jelas dalam buku itu tedapat sebuah tulisan yang berjudul “ Kamu Akan Memanggilnya IBU “.
Tulisan ini saya salin di buku agenda pribadi saya yang tak sengaja saya baca lagi kemaren waktu menata rak buku di rumah. isinya begitu menyentuh hati saya. Berikut tulisan itu..
Suatu hari seorang bayi yang telah siap untuk dilahirkan ke dunia dia bertanya kepada Tuhan :
Para Malaikat disini mengatakan bahwa esok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana caranya saya hidup ditempat semacam itu, saya begitu kecil dan lemah?
Dan Tuhan menjawab : aku telah memilih satu Malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihanimu.
Tapi disini saya didalam syurga, apa yang pernah saya lakukan hanyalah tertawa, ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia.
Dan malaikatmu akan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kebahagiaan cintanya dan menjadi lebih berbahagia.
Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?
Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar, dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu berbicara.
Dan apa yang harus saya lakukan, saat saya ingin berbicara kepada-Mu..?
Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana kamu berdo’a.
Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya..?
Malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut dapat mengancam jiwanya.
Tapi saya akan sedih karena tidak melihat-Mu lagi.
Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang aku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaku, walaupun sesungguhnya aku akan selalu ada di sisimu.
Saat itu syurga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya perlahan, Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut…??
Kamu Akan Memanggilnya, IBU….
Subhanallah, ibu memang pantas di beri syurga di telapak kakinya. Karena Ridha Allah adalah Ridha ibu juga.
Marilah kita berbakti kepadanya dan selalu membahagiakannya. Jangan sekali-kali durhaka padanya karena balasannya begitu besar.
Semoga kita semua termasuk anak yang shalih dan shalihah yang selalu berbakti kepada kedua orang tua. Aamiin….


Tidak ada komentar:
Posting Komentar