Waktu musim-musimnya tomcat saya pernah baca tulisannya Dr. firda N. kusdwihantoro, Sp.KK tentang Tomcat yang dapat saya ceritakan sebagai berikut.
Tomcat yang memiliki warna tubuh merah dan hitam ini popular dengan sebutan semut kanai atau semut kayap. Serangga tomcat ini memiliki ukuran yang sangat kecil yaa sekitar 1cm aja sehingga banyak orang yang terkecoh dengan keberadaan tomcat ini. Tomcat memiliki habitat di daerah persawahan,daerah hutan maupun taman kota yang memang terletak di pusat kota. Salah satu cirri khas dari tomcat adalah kemampuannya dalam memproduksi sebuah toksin yang bernama paederin.
Konsentrasi toksin atau racun yang dihasilkan oleh serangga tomcat memiliki kekuatan 17x lebih kuat dari racun yang dihasilkan oleh ular cobra, bahkan bisaa bertahan 8th lamanya setelah serangga tomcat tersebut mati. Tapi anda semua tidak perlu takut terhadap serangan serangga tomcat, meskipun memiliki racun lebih kuat dari ular cobra, racun yang dikeluarkan oleh tomcat hanya menyerang bagian kulit saja sehingga menyebabkan kulit seperti terbakar dan mengeluarkan air. Berbeda dengan cobra yang langsung menyerang ke titik syaraf pusat sehingga bisa berakibat fatal.
Tomcat suka sekali terhadap cahaya terang di malam hari yang disebabkan oleh lampu baik di dalam rumah maupun di jalan raya.
Berikut Tips pencegahan serangan tomcat dan pengobatan saat anda terkena toksin paederin yang dikeluarkan oleh serangga tomcat ini :
Ø Minimalisir penggunaan lampu di malam hari sebab serangga ini mempunyai hobby mirip laron yaitu senang pada cahaya terang di malam hari
Ø Gunakan semprotan aeroson atau pestisida organic buatan sendiri untuk mencegah tomcat masuk ke dalam rumah. Anda bisa membuatnya dari campuran laos, daun mimba dan sirih.
Ø Jika ada tomcat di kulit anda, jangan bunuh tomcat itu tapi tiup tomcat tersebut sampai pergi sendiri dari kulit anda.
Ø Jika anda terlanjur terkena gigitan tomcat ini segera cuci dengan air dan sabun, atau cuci dengan antiseptic ringan untuk meminimalisir lebarnya daerah yang terkena racun tomcat.
Ø Jangan menggaruk bagian yang terkena racun tomcat karena dikhawatirkan racunnya akan menyebar di tubuh anda.
Ø Pengobatan tambahan bisa dilakukan yaitu memakai salep Hydrocortisone 1 persen, salep Betametasone dan Antibiotik Neomycin Sulfat 3x sehari. Anda bisa mendapatkan salep tersebut di apotek terdekat.
Demikian cara pencegahan serangan Tomcat. Semoga bermanfaat…


Tidak ada komentar:
Posting Komentar